SUSU
Selepas masa air susu ibu ( ASI ), konsumsi susu tetap disarankan menjadi bagian dalam pola makan anak sehari-hari. Hal ini untuk membantu memberi asupan kalsium, susu disarankan untuk dikonsumsi dua hari sekali.
Akan
tetapi meskipun seruan untuk mengonsumsi
susu digalakkan sejak beberapa tahun terakhir, minat konsumsi susu masyarakat
Indonesia masih rendah. Dalam situs resmi Kementerian Pertanian dalam menyambut Hari Susu Nusantara 2016, disebutkan konsumsi
susu masyarakat Indonesia saat ini hanya 11,8 liter per kapita per tahun,
termasuk produk olahan yang mengandung susu. Dibandingkan dengan negara
tetangga seperti Thailand dan Malaysia yang menghabiskan 30 liter per kapita
per tahun.
Beberapa
alasan yang masyarakat pakai seperti eneg, tidak suka rasanya, terganggu dengan
baunya, dan banyak lagi alasan bagi mereka saat disodorkan segelas susu. Hal
tersebut memang tidak bisa dihindari karena menyangkut selera masing-masing. Akan
tetapi bukan berarti mereka tidak mengonsumsi susu sama sekali. Karena ada
banyak cara mengonsumsi susu, baik dipadukan dengan bahan makanan lain ataupun
dengan berbagai produk olahan susu.
Misal,
sarapan dengan sereal dan susu segar, hal ini adalah salah satu favorit
anak-anak. Sebagai seorang ibu bisa berinovasi dengan menambahkan beberapa
potongan buah segar seperti pisang, apel, kiwi, dan stroberi untuk menambahkan
kandungan nutrisi dalam sarapan. Atau dengan hal lain dengan memanfaatkan keju,
yoghurt, atau cokelat yang diolah ke dalam berbagai jenis kudapan. Pilihlah
dengan bijak yaitu yang tidak terlalu banyak mengandung gula agar tetap terjaga
manfaatnya.
Rasa
yang segar dan sesuai dengan selera lidahnya tentunya akan lebih di terima
anak-anak. Apabila anak terbiasa menggelengkan kepala dan berkata tidak, kali
ini dia akan mengangguk setuju untuk menghabiskannya. Dengan begitu konsumsi
susu anak akan tetap terjaga. Serta pertumbuhannya juga akan tetap berjalan
dengan baik.
Untuk
kita yang dewasa pun juga dianjurkan untuk selalu mengonsumsi susu minimal satu
kali sehari untuk menjaga kesehatan tulang-tulang kita. Serta meningkatkan daya
konsumsi susu di Indonesia.

No comments