Blogroll

Titulo

Solusi Turunkan Pre-Diabetes

Pre-Diabetes ( Diabetes type 2 )

Penderita diabetes di Indonesia saat ini terus meningkat. Pada tahun 2015, International Diabetes Federation melaporkan, Indonesia menempati peringkat ketujuh dengan 10 juta penderita diabetes. Diabetes di Indonesia termasuk penyebab kematian tertinggi ketiga telah stroke dan jantung.


Perkembangan gaya hidup modern yang serba instan memicu tumbuhnya pola makan tak sehat. Semakin banyaknya makanan dan minuman dengan tinggi gula atau tinggi indeks glikemik ( IG ) dan juga makanan cepat saji, menyebab banyak orang terserang diabetes. Gangguan kesehatan yang lebih dikenal dengan penyakit gula menjadi momok yang sangat di takuti di kalangan masyarakat. Salah satu penyakit yang tanpa gejala-gejala khusus saat terkena penyakit yang satu ini.

Fase pre-Diabetes

Sebenarnya ada fase sebelum diabetes, yaitu fase pre-diabetes. Fase pre-diabetes adalah kondisi seseorang dengan kadar glukosa di atas normal, tetapi belum memenuhi kriteria sebagai penderita diabetes.

Orang dengan fase pre-diabetes berisiko berkembang menjadi diabetes melitus tipe 2. Tanpa adanya tindakan pencegahan, pre-diabetes bisa berkembang menjadi diabetes dalam waktu kurang dari 5 tahun.

Sekitar 80 persen kasus diabetes bisa di cegah. Sebanyak 90 persen penderita diabetes mengidap diabetes tipe 2 yang disebabkan adanya resistensi insulin yang ditambah dengan gaya hidup kurang sehat.

Dan tidak semua para penderita diabetes harus mengonsumsi obat-obatan. Untuk penderita diabetes fase awal, obatnya cukup dengan mengubah gaya hidup, mengatur pola makna, dan rajin berolahraga.
Selain mengatur pola makan sehat dan rajin berolahraga, risiko pre-diabetes menjadi diabetes juga bisa diturunkan dengan mengonsumsi asupan rendah IG. IG yang rendah bisa membantu menjaga kestabilan gula darah dengan melepaskan energi secara perlahan sehingga menahan lapar lama. Beberapa makanan dengan IG rendah yaitu kacang-kacangan, buah-buahan, sayuran (tidak termasuk buah kering)  dan makanan dengan biji-bijian utuh seperti bubur havermut.

Kadar IG pada makanan dapat di kategorikan sebagai berikut :

IG Rendah: 55 atau kurang dari 55.
IG Sedang: 56 – 69.
IG Tinggi: 70 atau lebih dari 70.


Jadi kita harus lebih cermat dalam memilih asupan dalam kehidupan sehari-hari agar dapat mengurangi risiko penyakit pre-diabetes ataupun penyakit lainnya.

No comments

Post By Leable List

Powered by Blogger.